Menurut Saya, Dia Cewek Matre!

Tidak banyak orang yang tahu dengan nama yang cukup cantik ini, sebut saja Tiara pratiwi. Dia lumayan manis, smart, supel, pandai bergaul sama siapa saja dan cukup care pada masalah keluarga. Eniwei Bisa di katakan mandiri juga dan mungkin itu yang menjadi ketertarikan dari seorang sebut saja Guntur terhadap tiara walopun masih ada banyak hal yang belum tahu tentang tiara, tapi guntur merasa itu cukup buat guntur sendiri untuk menilai kekurangan dan kelebihan dari seorang tiara, awal dari perkenalan atau pertemuan tsb mulanya dari forum chating di dunia maya mig33 yang lumayan cukup populer, di situ ada komunitas yang tiap bulannya atau dua minggu sekali mengadakan kopi darat lewat wadah room chat baik itu cewek ataupun cowok dan tidak ada batasan usia semua berkumpul dalam satu forum.


Maka dari situlah awal mula pertemuan seorang guntur dan tiara yang dilanjutkan dengan komunikasi secara intens lewat private chat ataupun telpon dan sms. mulanya Guntur sendiri sebenarnya merasa kasihan dan selalu menampung keluh kesah tiara tiap kali tiara menceritakan atau bisa di katakan curhat tentang masalah pribadinya dan itu sesuatu yang positif bagi keduanya, dan itu bisa di buktikan dengan sebuah komitmen antara guntur dan tiara itu sendiri.

Cinta itu mempertemukan keduanya dan yang pertama kalinya dalam satu komitmen di sebuah toko buku, di mana ada tanya di situ ada jawaban dan di situ kirim senyuman pastinya ada balasan (jangan pada ngiri) hehehe... Tidak ada banyak kata basa basi, guntur pun mengajak tiara makan siang di satu tempat tertentu dan rupanya tiara sudah mengagendakan ajakan guntur dan tempat makan itu sendiri, Sudah cukup dengan menu makan siang dan obrolannya, beres beres bayar ke kasir keduanya lantas keluar dari rumah makan.
belum sampai pintu keluar, bunyi hp tiara sempat menghentikan langkah keduanya, dan rupanya ada telpon dari nyokapnya dan semat minta bicara sama si guntur, alih alih dikira mau bicara "jagain anak saya ya", nyokap tiara justru minta di belikan sebuah makanan yang lumayan mahal katanya cukup dua bungkus, guntur pun merasa terheran dengan obrolan via telepon dengan nyokap tiara tadi, tapi sedikit memaklumi. "tapi ya mungkin itu tidak seberapa anggap saja bentuk dari sebuah pengorbanan", gumam guntur. istilahnya kalo mau mendapatkan anaknya yang cantik kan harus ada sesuatu yang bikin dia bahagia hehe.. di mana mana juga panen buah kan harus nanam pohon dulu atau di pupuk dulu, (weleh weleh sampai bawa bawa pupuk).
Air turun ke dataran yang lebih rendah mencari jalanya sendiri, begitupun hubungan antara guntur dan tiara. kisah dari sebuah pertemuan untuk yang beberapa kalinya keduanya makan di sebuah kafe dengan aksen yang bernuansa mandarin baik itu tempatnya, mejanya serta makanannya. Ada banyak materi yang coba di bahas keduanya dan tidak ada hal yang terlalu serius buat di bicarakan, semuanya terkesan menikmati pertemuan tersebut.
Singkat cerita keduanya lantas keluar dari kafe tsb dan tiara mencoba membujuk guntur untuk mampir ke sebuah toko tertentu dan minta di belikan sesuatu, bahkan dalam perjalanan menuju toko tersebut tiara sempet membisikan kepada guntur untuk membeli cincin kembar "gimana kalo kita beli cincin kembar kan buat tanda cinta" kata tiara, guntur jawab "cinta tidak harus di beri tanda lewat cincin tapi dengan hati dan sebuah ketulusan" ya iyalah bener juga apa yang di katakan guntur brow hehe..

Usut punya usut hasil dari share guntur kepada temen temenya ternyata tiara ini bisa di katakan sbg cewe matre walaupun penilaian ini mungkin terlalu dini. Bagaimana tidak, kata guntur hampir saban hari si tiara ini minta di belikan pulsa sama guntur, mungkin guntur juga berpikir minta pulsa itu wajar, ya wajar juga tapi kalo keseringan kan bisa menimbulkan persepsi negatif dan akan memicu keluarnya pikiran pikiran yang tidak sehat dari seorang guntur, tentu tidak tertutup kemungkinan akan mengganggu sebuah hubungan ke depan.

Bahkan kalo kita tarik cerita ke belakang kata guntur lagi, waktu di bulan ramadhan saja tiara terang terangan minta di belikan celana plus baju, katanya tiara kalo guntur tidak punya waktu atau tidak sempet ke toko baju, uangnya saja suruh di transferin (nekad juga ya nih cewek). Mungkin dari sinilah guntur mulai mencium aroma ketidak tulusan cinta seorang tiara, bahkan pas malam takbiran harusnya tiara mengirimkan sms kepada guntur dengan ucapan selamat dengan aksen takbir kalam illahi justru tiara minta di kirimin pulsa (ketauan matrenya), katanya sama nomor nyokapnya sekalian... Dari situlah guntur mempertanyakan pada dirinya sendiri, tiara ini cewe matre Kali yaa?.. menurut saya ya iya dasar tuh cewek muka saja pas pasan banyak maunya, (nih yang nulis ikut ikutan sih) hehehe..

Sampai dengan artikel ini di tulis kisah cinta guntur dan tiara hanya tinggal sebuah kenangan (hehe tinggal sebuah kenangan kaya judul lagu :p).

Sekelumit dari cerita di atas tadi, kisah tersebut bukanlah kisah fiktif atau karangan tapi itu adalah real dan kenyataan karena yang mengalaminya adalah saya sendiri. Tokoh rangga adalah saya pribadi hehe, dan tiara adalah masa lalu saya yang namanya memang sengaja buat di samarkan.

Dari kisah ini mudah mudahan kita jadi
Lebih memahami bahwa punya tujuan baik tidak selamanya akan menghasilkan sesuatu yang baik.

Semoga bermanfaat!

11 comments:

  1. Ternyata kisah nyata dari diri sendiri ya bang,,,,
    Kirain ngarang taupun kisah dari sebuah novel gitu,,,,

    ReplyDelete
  2. @Mimi Taria:
    iya mbak, tepatnya pengalaman pribadi hehe... Makasih udah berkunjung :)

    ReplyDelete
  3. waduww kisah nyata ternyata, moga2 ga terulang lagi ya...hmm, aku selalu berpikiran suatu hubungan(dlm hal ini hub romantisme pria-wanita) yg diawali dg pertemuan di dunia maya dimana tidak saling kenal sebelumnya terlalu riskan untuk dibawa lbh serius, tp ini hanya opini sy lho...hehhehe. perbedaan opini yg membuat kita hidup bukan...Okay, tetap Let's keep the spirit and smile...!

    ReplyDelete
  4. @tiwi:
    apa yang di katakan oleh mbak tiwi bener juga sih, tapi tidak sedikit juga yg ketemu di dunia maya bisa meneruskan sampai ke pernikahan..
    Menerut saya dunia maya cuma sbg media sama halnya kita ketemu di kafe ataupun di kampus, kalo kita belom ketemu terus jadian maka itu lain lagi ceritanya hehe...

    Makasih tiw dah berkunjung, gpp beda opini malah kita bisa lbh hidup dan berpikir..

    #Jika hidup saya cuma di sekelilingi orang2 yg setuju dgn saya, maka sama halnya saya dgn jalan di tempat!

    ReplyDelete
  5. Nice info sob...
    terimakasih info nya..

    *Komud*

    ReplyDelete
  6. @Andreas:
    terimakasih juga mas atas bw nya

    ReplyDelete
  7. Assalamu'alaikum Kang,
    >cerita yang menarik Kang. awalnya saya pikir ini adalah sebuah renungan dan fiktif eh jebulnya pengalaman pribadi. manteb
    ....
    > Kalo menurut saya menjalin silaturrahim itu perlu dilakukan karena akan menambah banyak manfaat pada keduanya. Kalopun selanjutnya ada kelanjutan serius, maka perlu sebuah kesiapan secara emosional.

    >maka saya ijin polo

    ReplyDelete
  8. @Djangan Pakies:
    Wallaikum sallam bang hajii....

    Iya bener banget silaturahmi akan menambah manfaat bagi keduanya, terlepas dari hal tsb silaturahmi juga akan menumbuhkan sikap rasa keterbukaan dan kebersamaan dengan mengaplikasikan nilai2 ukhuwah...

    Terimakasih follownya bang haji :)

    ReplyDelete
  9. menarik juga. ceritanya. kata nya lagi kalau cewek matre kelaut aja.. jangan laut jauh.. ke kuburan aja

    ReplyDelete
  10. @sidudut:
    Hehe kasian juga kalau di buang ke laut, iya bener di buang ke kuburan hehe biar dia punya kesempatan buat bertobat..

    ReplyDelete
  11. hehehe...mntapp mas

    ini gk diragukan lgi.,karena udah pngalaman pribadi ya mas...keep posting

    ReplyDelete

Tinggalkanlah komentar anda di sini

Baik tidaknya artikel ini hanya pada sebatas tujuan untuk berbagi. baik itu informasi, inspirasi ataupun sekedar basa basi. Baca juga artikel yang lain, terima kasih...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More