Hujan Dan Firman Tuhan



-- Hujan Dan Firman Tuhan --


Sepasukan langit di artikan sebentuk awan 
Bagi mereka mereka yang menabung doa tanpa diam 
Aku paku di makan bungkam, sesekali membungkus iman 
Meski memangku rindu, yang tak di cumbu hujan berminggu minggu 

Sekawanan awan di artikan pesan dari Tuhan 
Bagi mereka mereka yang menimbun banyak harapan 
Aku patuh mengeja barisan firman Tuhan 
Di rahim awan, banyak anugerah yang di titipkan oleh hujan 

Di pinggiran siang, Aku berbisik kepada awan 
Menanyakan siapa itu hujan? 
Aku ingin kenal lebih dari teman 

Di tepian petang, Setelah titik bunyi hujan 
Aku memungut satu jawaban 
Awan membisik pelan, sangat pelan 
Hujan itu untuk kalian 

Jika tak suka hadirnya hujan 
Matikan lisan memagut diam 
Jika tak cinta datangnya hujan 
Niscaya Tuhan mana yang kau percayakan 

Aku bangun dari diam 
Dalam jejak doa yang membumikan 
Aku baca seporsi firman Tuhan 
Pelan pelan di lumat lisan 

Ayat ayat tentang alam 
Terkemas suci dalam Al-Qur'an 
Jika hujan tak lagi membagi peran 
Nikmat Tuhan mana yang hendak kau doakan 

Setelahnya hujan datang 
Nikmat Tuhan mana yang hendak kau dustakan?





Puisi ini di ikut sertakan dalam Giveaway Semua Tentang Puisi






Gambar dari google

19 comments:

  1. Assalamu'alaikum, blogwalking, baca2 tulisan disini mantep2 kang, salam kenal ^_^
    jangan lupa buat yang suka corat-coret di Blog, yuk gabung di www.forimyu.com (Forum Indramayu) Social Network Buat Indramayu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wallaikum salam kang, salam kenal juga hehe

      Delete
  2. wah, kata2nya sangat menghanyutkan, smoga menang ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih, menang ato kalah yg penting sudah bsa ikutan nulis dlm bendera ukhuwah :)

      Delete
  3. nimat hujan yg berlebih berbuah sengasara..
    banjiiir...
    !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. banjir? sabar, insya Allah banjir pahala heheee

      Delete
  4. Tak ada nikmat yg mampu didustakan,

    ReplyDelete
    Replies
    1. kecuali org2 yg tdk mau memanfaatkan pikiranya dgn hebat :D

      Delete
  5. antara hianat dan kesetiaan, hianat karena ada yg selalu menyalahkan hujan, dan setia setiap hujan itu datang. sukses buat kontesnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan di tafsirkan dan di artikan dengan jalan pikiran masing2 hehee...

      Delete
  6. iya, hujan kadang menjadi musuh buat org org tertentu. bener kata puisi di atas, kalau sja hujan sudah tdk lagi membagi peran nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mari sejenak berhianat dengan kemarau, tanpa menyalahkan matahari tiap kali harus memanaskan bumi.

      Delete
  7. dan aku larut dalam hujan, bersama-sama dengan mengalirnya hujan di setiap helaan nafas yang diberikanNya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada pesan damai tiap kali turun hujan sekaligus mendengar ketika hujan turun.

      Delete
  8. tapi mengapa setiap insan manusia akan lari tunggang langgang bila turun hujan....padahal itu adalah rahmat tuhan.....

    ReplyDelete
  9. wah, disini disuguhin piuisi lagi jadi melow melow lagi neh ...

    moga menang sob :D

    ReplyDelete
  10. satu lagi puisi yg lahir dari rahim hujan. ekekekee..

    ReplyDelete
  11. satu lagi puisi yg lahir dari rahim hujan. ekekkekee

    ReplyDelete
  12. hai makasih udah ikutan GA nya
    tunggu pengumumannya tanggal 1 Januari 2013 ya ;)

    ReplyDelete

Tinggalkanlah komentar anda di sini

Baik tidaknya artikel ini hanya pada sebatas tujuan untuk berbagi. baik itu informasi, inspirasi ataupun sekedar basa basi. Baca juga artikel yang lain, terima kasih...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More