Showing posts with label skandal. Show all posts
Showing posts with label skandal. Show all posts

Istri Presiden Tunisia Larikan Emas Batangan 1,5 ton


Krisis politik yang terjadi di Tunisia sepekan terakhir tidak membuat Leila Trabelsi sadar diri. Istri Presiden Tunisia Zine Al Abidine Ben Ali yang baru digulingkan ini, justru berulah dengan membawa lari 1,5 ton emas batangan. Perbuatan yang dilakukan Leila itu diketahui sebelum dirinya kabur bersama suaminya pada Jumat kemarin.


Sebelum meninggalkan tanah airnya, Leila yang terkenal senang bergaya hidup supermewah ini, menggasak emas simpanan negara seberat 1,5 ton senilai US$60 miliar atau sekitar Rp 544 triliun. Emas-emas itu diambilnya dari Bank Tunisia dengan cara memaksa alias mencuri.

Menurut harian The Independent edisi Selasa (18/1), pencurian oleh Trabelsi ini dilaporkan badan intelijen Prancis setelah Menteri Keuangan Christine Lagarde mengumumkan di Paris bahwa pergerakan uang di bekas negara-negara koloni Prancis terus diawasi.

Menurut intelijen Prancis, Leila bersama beberapa pengawalnya pada Jumat pekan lalu mengunjungi Bank Tunisia dan memerintahkan pihak bank untuk memindahkan emas-emas batangan ke kantornya untuk diamankan. Ketika presiden bank tersebut menolak, Presiden Ben Ali dilaporkan menelepon dan memerintahkan hal tersebut.

Selang beberapa jam setelah itu, pasangan ini melarikan diri ke luar negeri. Awalnya, keduanya hendak kabur ke Prancis, namun mereka kemudian mengubah jalur ke Arab Saudi setelah Presiden Nicolas Sarkozy menolak izin mendarat mereka.

Ben Ali sudah dipastikan menjadi tamu pemerintahan Arab Saudi. Sedangkan keberadaan Leila masih menjadi tanda tanya. Beberapa warga Tunisia berspekulasi ia berada di Dubai untuk belanja, beberapa lagi mengatakan berada di Asia tengah.

Namun demikian, laporan intelijen Prancis ini dibantah oleh Bank Tunisia. Mereka mengatakan bahwa mantan ibu negara tersebut tidak pernah menginjakkan kaki di bank itu. Pejabat bank yang bertugas menangani pembayaran mengatakan bahwa dia tidak pernah menerima perintah untuk memindahkan emas atau uang.

“Emas simpanan tidak pernah dipindahkan selama bertahun-tahun,” ujar juru bicara Bank Tunisia, Zied Mouhli.
Namun, berita pencurian emas oleh Leila ini sudah menjadi konsumsi publik yang marah. Massa yang turun ke jalan-jalan meneriakkan slogan antikeluarga Ben Ali. Mereka menunjukkan kebencian terhadap gaya hidup mewah para keluarga nomor satu tersebut, padahal rakyat tengah kesulitan pangan dan pekerjaan. “Gantung mereka semua, tapi kembalikan dulu emas kami,” teriak massa di jalan Bourguida, Senin.

Seperti diketahui, kekuasaan Ben Ali berakhir secara tidak terhormat saat dia dan keluarganya kabur ke Arab Saudi, Jumat lalu, setelah tidak bisa lagi mengendalikan kemarahan rakyat akibat krisis ekonomi.

Menurut kantor berita Associated Press (AP), rakyat Tunisia tidak saja muak dengan Ben Ali - yang memerintah selama 23 tahun - namun juga kepada istrinya, Leila Trabelsi. Mantan penata rambut itu berganti status menjadi Ibu Negara saat suaminya menjadi presiden Tunisia, melalui kudeta tak berdarah, pada 1987.

Di mata rakyat, Leila tidak jauh beda dengan suaminya, bersikap semena-mena dan arogan. Bahkan Leila dianggap sebagai simbol korupsi dan ketamakan di Tunisia.
Bersama sepuluh saudara kandungnya, perempuan berusia 53 tahun itu menjalani bisnis seperti jaringan mafia. Mereka menarik uang dari para pemilik toko, menuntut saham di berbagai perusahaan dan berbagi konsesi atas proyek-proyek di Tunisia.

Semua usaha di Tunisia, baik itu bank, maskapai penerbangan, diler mobil, operator internet, stasiun televisi dan lain-lain pasti dikuasai keluarga Leila dengan memanfaatkan keuasaan Ben Ali. Maka, saat Ben Ali dan Leila kabur, banyak properti dan tempat usaha milik keluarga Trabelsi jadi sasaran pembakaran dan penjarahan.

“Mereka (keluarga Trabelsi) itu pencuri, penipu, bahkan pembunuh,” ujar Mantasser Ben Mabrouk, seorang warga Tunisia yang marah. “Tujuan mereka hanya untuk mencetak uang dengan berbagai cara,” lanjut Ben kepada AP.

Kelompok Transparency International juga mencatat jaringan bisnis keluarga presiden yang dilakukan secara sewenang-wenang dengan memeras pengusaha lokal. “Para investor Tunisia, karena takut dengan jaringan “keluarga”, akhirnya enggan melakukan investasi baru sehingga tingkat investasi domestik tetap rendah dan pengangguran jadi tinggi,” demikian laporan Kedutaan Besar AS di Tunis pada Juni 2008 dengan bersumber dari TI, yang akhirnya bocor di laman WikiLeaks.

Penulis buku mengenai Leila Trabelsi, Catherine Graciet, mengungkapkan bahwa Leila dan kerabatnya memainkan peran yang absolut bagi jatuhnya rezim Ben Ali. “Rakyat Tunisia sadar sudah muak dan tidak tahan lagi atas perilaku mereka,” kata Graciet.

“Namun, kita tidak bisa menimpa kesalahan sepenuhnya kepada keluarga Trabelsi, karena Ben Ali yang membiarkan mereka bertindak demikian,” lanjut Graciet.

Sumber: http://www.surya.co.id/internasional/larikan-emas-batangan-15-ton.html


Pengamat Tehnologi Bongkar video palsu tentang kuntilanak di sukabumi

Pengamat teknologi menganalisa video kuntilanak di Sukabumi yang diunggah ke YouTube beberapa waktu lalu dan sempat menghebohkan. Hasilnya,
video itu palsu alias rekayasa! Menurut Abimanyu Wachjoewidajat, tayangan di Youtube dan sudah
menyebar di BlackBerry ini memiliki berbagai
kejanggalan. Pertama, saat kursi goyang kosong direkam dan tiba- tiba muncul sosok hantu, terlihat perubahan komposisi. "Ini berarti tampilan itu diubah dengan teknik paused," ujarnya. Selain itu, dalam ruangan terdapat empat orang. Saat
terjadi kehebohan adanya hantu, perekam video
tampak sangat panik, namun tidak terdengar suara
kepanikan anak kecil dan dua orang lainnya.


“Hanya suara si ayah yang seolah berpura-pura tidak terjadi sesuatu dan tidak melihat apapun, ” ujar pria yang akrab dipanggil Abah ini. Selanjutnya, pada menit 1:55 ketika hantu terlihat dan hilang di menit 1:56, suara pelaku terdengar terpotong. Selain itu, gambar latar belakang berubah. Ini terbukti menunjukkan bukti edit. Setelah hantu terlihat di atas lemari pada menit 4:50 kembali, perekam yang sebelumnya tampak panik kini merekam lewat pengambilan gambar dengan tenang. "Dalam keadaan normal, perubahan konten tidak mengubah komposisi. Tetapi di sini beberapa kali hal tersebut terjadi dan suara si pelaku selalu terpotong saat adanya perubahan, ” tegas Abimanyu.
Source: inilah.com

Laga final Malaysia vs Indonesia di jual pengurus teras PSSI kepada bandar judi kelas kakap?

Kasak kusuk tentang adanya dugaan oknum atau pengurus PSSI yang menjual laga leg pertama final AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kuala lumpur, lalu makin kencang terdengar. Jika sebelumnya isu soal oknum PSSI yang tega
menjual kemenangan Indonesia kepada bandar judi
kelas kakap di Malaysia
hanya beredar dari mulut ke
mulut, kini muncul pengakuan dari seseorang yang
mengaku bernama Eli Cohen, pegawai pajak di ruang
lingkungan Kementrian Keuangan Republik Indonesia, yang sudah menyampaikan surat terbuka melalui email kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sby@presiden.go.id. Surat tersebut di kirim juga ke email redaksi media media indonesia.

Di dalam surat elektronik tersebut, Eli bercerita soal
kekecewaannya yang mendengar adanya ketidak beresan yang terjadi saat Indonesia yang tampil luar biasa di sepanjang turnamen tersebut. Apalagi, tiba-tiba Indonesia yang kemudian dihajar telak Malaysia 3-0. Kekalahan yang memalukan tersebut, menurutnya, telah diatur sebelumnya agar Indonesia kalah dari Malaysia. "Kekalahan tim sepak bola Indonesia dari tuan rumah Malaysia saat itu adalah sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai. Hal ini terjadi karena adanya permainan atau skandal suap yang dilakukan oleh Bandar Judi di Malaysia dengan petinggi penting di PSSI (ia menulis inisial dua nama). Dari kekalahan tim Indonesia ini baik Bandar judi maupun 2 orang oknum PSSI ini meraup untung puluhan miliar rupiah," ujar Eli dalam email tersebut. Lebih lanjut lagi, Eli juga mengatakan dalam suratnya bahwa hasil menjual kemenangan Indonesia kepada bandar judi tersebut kemudian digunakan untuk membiayai Kongres Tahunan PSSI di Bali beberapa waktu lalu yang tujuanya mungkin untuk melanggengkan kekuasaan sebagai ketua umum PSSI. Tak hanya itu, Eli juga mengatakan dalam suratnya jika dua oknum PSSI yang menjadi otak kekalahan tersebut sempat masuk ke ruang ganti pemain dan memberikan instruksi khusus kepada oknum pemain yang kemudian ambil bagian memerankan bagiannya mengacaukan dan mematahkan semangat bertanding timnas kita. Eli juga menambahkan, persoalan sinar laser yang kemudian timbul dan dianggap sebagai biang dari kekalahan timnas juga termasuk salah satu bagian dari skenario besar membuat timnas kalah. Karena, dengan kekalahan tersebut, oknum PSSI yang menurut Eli telah berbuat tega membuat timnas kalah tersebut kemudian mendapatkan keuntungan berlipat dari bandar Malaysia, demikian surat Eli kepada Presiden SBY. Belum ada konfirmasi atas surat ini. Surat yang juga sudah di kirimkan ke menpora, DPR, KPK dan media media diindonesia.
Untuk kelanjutan informasi tersebut kita tunggu perkembanganya karena pihak PSSI belum mengklarifikasi prihal masalah ini, karena masalah ini sekiranya sangat sangat mencoreng harga diri sebuah bangsa.

Source: kompas, tribunnews, detikcom

Terpidana kasus suap artalyta suryani atau ayin hari ini bebas

Menurut jadwal Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia (HAM) Artalyta Suryani alias Ayin sudah
menjalani 2/3 masa tahanannya, hari ini. Kementerian khususnya Direktorat Pemasyarakatan
pun memproses pembebasan bersyarat penyuap
jaksa Urip Tri Gunawan ini. Dirjen Pemasyarakatan Untung Sugiono menjelaskan tim pengamatan pemasyarakatan sudah mengeksaminasi proses pembebasan Ayin. Hasilnya, tim setuju agar hak bebas bersyarat diberikan kepada Ayin. Tim ini terdiri dari Dirjen Pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Tangerang, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Banten. Tim ini juga sudah
melaporkan hasil eksaminasi kepada Menteri Hukum
dan HAM Patrialis Akbar.
Pertanyaan yang muncul, apakah fasilitas mewah yang pernah didapat Ayin semasa ditahan di Rutan Pondok Bambu tidak menjadi pertimbangan tim? Sebab, syarat lain mendapatkan pembebasan bersyarat adalah berkelakuan baik. Ataukah ada suap menyuap lagi di sini?


Untung Sugiono beralasan pertanggung jawaban
fasilitas mewah yang sempat dinikmati Ayin itu tidak
dapat ditimpakan kepada yang bersangkutan.
"Ruang khusus itu warisan beberapa napi, dari pejabat lama," kata Untung. Jika memang ada yang hendak dimintai tanggung jawab, menurut dia, justru pegawai rutan yang mengizinkan Ayin tinggal di sana. "Jadi pegawai LP itu yang ditindak."
Ayin tinggal menunggu surat keputusan (SK) pembebasan bersyarat keluar. "Kalau beliau (Menteri Hukum dan HAM) oke, saya langsung tanda tangan,"
katanya. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar memastikan terpidana suap Artalyta Suryani bakal bebas. Surat keputusan pembebasan bersyarat pun sudah ditandatangani menteri asal Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Politisi PAN itu beralasan pembebasan bersyarat bagi seorang narapidana memperhitungkan faktor perbuatan baik maupun kesalahan yang ia lakukan selama di lembaga pemasyarakatan. "Semua kesalahan dicatat di register F. Jadi kalau ada pelanggaran, itu harus dicatat di register F," tuturnya. Register F ini akan diperiksa sebagai bahan pertimbangan. "Tapi ternyata Ayin sampai hari ini tidak diberikan register F," ungkap Patrialis.

Dengan demikian, pihak LP tidak mengetahui catatan-catatan kesalahan maupun pelanggaran yang telah ia buat. "Ini adalah ketelodaran bagian teknis operasional LP," kata Patrialis. Bagaimanapun, ujarnya, apabila Dirjen Pemasyarakatan telah menetapkan bahwa Ayin memenuhi persyaratan untuk bebas, maka ia akan mematuhinya. "Saya akan nurut Dirjen," tutup Patrialis. Hukuman Ayin Dikorting Karena Alasan Kemanusiaan Sebelumnya, Mahkamah Agung mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) Artalyta Suryani. Majelis hakim mengurangi hukuman orang dekat obligor Bantuan Likuditas Bank Indonesia, Sjamsul Nursalim ini dari lima tahun menjadi empat tahun enam bulan saja.

Pengurangan hukuman ini lantaran alasan kemanusiaan. "Dasarnya kemanusiaan, karena dia
tidak menghubungkan orang yang berkepentingan
secara langsung," kata MA. Putusan PK itu meralat vonis lima tahun yang diterima Ayin sejak dari pengadilan tingkat pertama. Majelis Hakim pengadilan tingkat pertama sebelumnya
menjatuhkan hukuman maksimal selama lima tahun
dan denda Rp250 juta kepada Artalyta. Artalyta
terbukti telah menyuap Jaksa Urip Tri Gunawan US$ 660 ribu. Uang itu dinilai terkait dengan perkara BLBI
yang melibatkan Sjamsul Nursalim. Alasan terdakwa menyerahkan uang sebagai modal usaha bengkel kepada Urip dinilai tidak masuk akal, karena Urip bukan pengusaha dan merupakan pegawai negeri sipil yang bekerja di kejaksaan. Dalam putusan banding, majelis banding menolak permohonan Artalyta dan tetap divonis lima tahun penjara dan denda Rp250 juta. Putusan serupa juga dijatuhkan oleh Majelis Hakim tingkat Kasasi. Saat menjalani hukuman di rutan, Ayin kembali membuat pemberitaan. Satgas Pemberantasan Mafia
Hukum memergoki Ayin di sebuah ruang tahanan
mewah, Januari tahun silam. Fasilitas yang didapat
Ayin, mulai dari pendingin ruangan alias AC, kulkas,
televisi layar datar dan tempat mandi bola untuk bermain anak.

Sumber: tempointeraktif.com

Kakek berusia 126 tahun klaim miliki harta karun soekarno

Klaim seseorang memiliki harta peninggalan sang Presiden Soekarno sudah sering terdengar di tanah air. Setelah diselidiki, pengakuan semacam itu biasanya tak lebih dari klaim tanpa bukti. Kini, klaim semacam itu muncul dari Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Seorang kakek mengaku memiliki sejumlah emas batangan dan surat berharga kekayaan Republik Indonesia. Benda berharga itu, diakui si kakek, tersimpan di sebuah bank di Swiss. Zakaria Sukaria Pota, nama kakek itu, mengaku kini berusia 126 tahun.


Bagi warga Sulawesi Utara, nama Zakaria Sukaria Pota berarti 'Berubah-ubah Wajah'. Agar orang percaya, Zakaria menunjukkan pedang dan pisau emas dan empat emas batangan. Diperlihatkan pula tongkat komando, yang menurut Zakaria, milik mendiang Presiden Soekarno. Tak hanya itu, Zakaria mngklaim memiliki obligasi yang dicap Garuda dengan tinta emas. Nilainya? Jangan kaget, menurut Zakaria, mencapai triliunan rupiah. Surat berharga itu siap dicairkan di sebuah bank internasional.

Obligasi tersebut tersimpan di pedang sepanjang dua meter berbahan emas. Si kakek sendiri mengaku mendapat kuasa Sang Proklamator untuk mencairkan uang di bank di Swiss supaya diberikan kepada negara. Zakaria bersedia menunjukkan harta karun lain berupa batangan emas, logam mulia, dan senjata. Kesemua benda berharga itu peninggalan Jepang.

Zakaria mengaku pernah menghuni Istana zaman
Soekarno. Selain tongkat komando, Zakaria mengaku menyimpan baju panglima Soekarno dan tusuk konde Ibu Fatmawati, istri Soekarno. Belum lagi keris, batangan emas, dan telur. Percayakah anda?

Daftar lengkap dosa Nurdin halid

Satu juta Facebooker menuntut Nurdin Halid Mundur
sebagai ketua Umum PSSI. Sampai Kamis pukul 21.30, sudah ada 72.880 yang bergabung menuntut Nurdin mundur. Kekecewaan penggemar sepak bola tanah air memuncak setelah perseteruanya PSSI dengan pihak LPI sebagai penyelenggara liga tandingan yaitu liga primiere indonesia. Bahkan pihak PSSI akan mencoret pemain timnas yang berlaga di LPI seperti irfan bachdim ataupun kim jeffrey kurniawan yang sekarang bermain untuk persema malang sbg club peserta LPI...


Sementara dalam akun facebook yang menjaring
anggota untuk menuntut Nurdin Halid Mundur,
diungkapkan beberapa item berita atau dosa2 nurdin halid serta lingkaran PSSI, antara lain:

- ketua Umum PSSI yang seorang narapidana

- Menentang statuta FIFA pasal 33 yang berisi
larangan untuk menjadi anggota organisasi
sepak bola bagi orang yang pernah terjerat
kasus kriminalitas.

- Menentang peringatan Presiden FIFA , Sepp Blatter, untuk segera mengganti Nurdin Halid.

- Bendahara PSSI terlibat kasus pembunuhan
istrinya sendiri.

- Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, yang tidak
tergantikan (dari jaman batu sampai
komputer).

- Pengelola PSSI daerah yang teguh membela
Nurdin Halid demi mengincar uang korupsi.

- Praktis selama 7 tahun kepemimpinan Nurdin,
tidak ada satu pun prestasi yang diukir oleh
timnas.

- Pertama kali gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2011 sejak tahun 1996.

- Timnas U-21 dikalahkan oleh Laos (tim
terlemah di Asia Tenggara).

- Indonesia dicoret dari bidding tuan rumah PD
2022 (wajar, berhubung minim lapangan bola dengan kualitas pas-pasan).

- Regenerasi timnas sangat lambat.

- Prestasi timnas terus merosot.

- Peringkat timnas yang merosot tajam
(terendah di Asia Tenggara setelah Laos).

- 10 besar top skorer di ISL adalah pemain asing.

- Kerusuhan hampir di setiap pertandingan
yang tidak terkendali.

- Fairplay yang sangat rendah.

- Mentah2 menolak berbagai kebijakan FIFA.

- Kualitas berbagai fasilitas sepak bola yang sangat rendah (lapangan bola dsb.)

- Pencarian bakat dan bibit muda yang sangat
minim.

- Maraknya pengaturan skor.

- Mafia wasit yang merajarela.

- Maraknya korupsi di badan PSSI.

- Permintaan untuk ikut serta dalam cabang
sepak bola di Youth Olympic Games, di Singapura, ditolak, karena dianggap gagal membina bibit usia dini

- seorang yang terbukti bersalah dan menjadi
narapidana menjadi pimpinan sebuah federasi
sepakbola, dimana hal ini nyata2 dilarang dalam
statuta FIFA dan PSSI

- hukuman larangan bertanding kandang 2 tahun diremisi menjadi 3 pertandingan (Persebaya, karena masalah suporter CMIIW)

- mengundang tim juara 4 piala dunia, berperingkat
30 kali peringkat FIFA timnas, yang nyata2 bukan
lawan seimbang untuk bermain pertandingan
persahabatan dengan budget MILYARAN DISAAT bonus tim Persibo Bojonegoro yang "hanya 500 juta" belum dibayarkan

- seorang pimpinan di tingkat negara, dimana
sebagian besar rakyat sudah tidak menaruh
kepercayaan namun tetep bersikukuh untuk
menjabat

- melibatkan timnas untuk menghadiri kegiatan yang
notabene tidak ada kaitan dengan pertandingan YANG diselenggarakan oleh Pemimpin partai politik. ingat, di adakan KURANG dari satu hari sebelum
pertandingan 6. ketua federasi 7 tahun tanpa prestasi, mengkritik seorang pelatih yang baru melatih timnas 3 bulan tidak mampu memberikan prestasi apa2 kepada timnas.

- mengutus sekjen partai G*lkar untuk menangani
masalah tiket suporter (Idrus Marham) yang notabene TIDAK ADA sangkut pautnya dengan PSSI

- memberikan ratusan tiket gratis kepada para pejabat negara di saat masarakat mati2an antri untuk mendapatkan tiket yang harganya terus melonjak.

Saatnya sekarang sepak bola indonesia menuju prestasi, yang mestinya di topang oleh kompetisi yang profesional, sehat, bersih, transparan, sportif dan mandiri...!

Kenapa NAPI/mantan NAPI bisa menjadi ketua umum PSSI????

Sebagai seorang pecinta sepakbola indonesia sejati,
sungguh saya merasa terheran-heran. Mengapa
seorang NAPI atau Mantan NAPI bisa menjabat dan
tetap menjabat sebagai ketua umum asosiasi
sepakbola indonesia yakni PSSI. Padahal secara logika, itu sangat tidak wajar. Dan
menurut realita selama ini pun, jika kita mencalonkan
diri sebagai Pejabat Negara atau jika kita melamar
pekerjaan dipersyaratkan harus memiliki kesehatan
jasmani, rohani, dan moral. Yang lebih aneh, ketika ada “pihak lain ” yang ingin memajukan sepakbola indonesia dengan cara yang
“berbeda” dan dengan ide-ide spektakuler, dianggap Melanggar Statuta FIFA oleh ketua umum
PSSI tersebut. Padahal pada akhirnya ide-ide
spektakuler “pihak lain ” tersebut dijiplak juga oleh PSSI. Lalu, yang menjadi pertanyaan adalah apakah seorang
NAPI atau mantan NAPI menjadi Ketua Umum PSSI itu
tidak melanggar statuta FIFA ?? Masyarakat pecinta sepakbola indonesia sudah
berusaha sekuat tenaga menuntut ketua umum PSSI
tersebut mundur. Namun berbagai upaya via
demonstrasi sampai hujatan dan sumpah serapah di
berbagai media pun tak membuat Ketua Umum PSSI
tersebut bergeming. Pemerintah pun juga tak bisa berbuat apa-apa, karena
jika turut campur masalah PSSI maka akan mendapat
sanksi dari FIFA. Apalagi yang harus kita lakukan ??
? Sungguh sangat ironi Indonesiaku Tercinta ini..

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More